logoblog

Cari

Tutup Iklan

Maraknya Pembabatan Di Wilayah Hutan Lindung

Maraknya Pembabatan Di Wilayah Hutan Lindung

KM GEMPAR. Hutan merupakan tempat hidupnya pohon pohon dan hewan yang berada dalam suatu kawasan yang saling berinteraksi serta hidup dalam

Pengaduan Kampung

KM. Gempar
Oleh KM. Gempar
13 September, 2017 12:58:52
Pengaduan Lain-Lain
Komentar: 0
Dibaca: 3036 Kali

KM GEMPAR. Hutan merupakan tempat hidupnya pohon pohon dan hewan yang berada dalam suatu kawasan yang saling berinteraksi serta hidup dalam keseimbangan. Hutan yang tidak dilestarikan akan menimbulkan kepunahan terhadap ekosistem hutan tersebut. Kepunahan atau kerusakan hutan bisa disebabkan oleh penebangan hutan secara liar. Selain itu, Fungsi hutan sebagai penyimpan air juga akan terganggu akibat terjadinya pengrusakan hutan yang terus menerus. Hal ini akan berdampak pada semakin seringnya terjadi kekeringan di musim kemarau dan banjir serta tanah longsor di musim penghujan. Pada akhirnya, hal ini akan berdampak serius terhadap kondisi perekonomian masyarakat.

DI Wilayah Desa Sepukur Kecamatan Lantung saat ini lagi maraknya pembabatan Hutan oleh warga untuk di persiapkan sebagai sawah tadah hujan. Terlihat Jelas hampir di sepanjang jalan lintas Lantung Ropang terlihat aktifitas masyarakat yang membabat hutan dan bahkan kawasan hutan tersebut masuk kedalam wilayah hutan lindung.

Posisi Wilayah Kecamatan Lantung berada di dataran tinggi Sumbawa. Artinya, Hutan lindung yang ada di Kecamatan Lantung menjadi kantung air terbesar bagi masyarakat yang berada di wilayah hilir. Ketika pembabatan hutan ini terus menerus dilakukan oleh warga, selain kekeringan dan potensi terjadinya longsor juga yang tidak kalah imbasnya yaitu bencana banjir di wilayah hilir Sumbawa seperti Banjir Bandang di tahun tahun sebelumnya.

 

Baca Juga :


Dari segi sosial dapat dilihat munculnya sikap kurang bertanggung jawab yang dikarenakan adanya perubahan nilai dimana masyarakat pada umumnya sulit untuk membedakan antara yang benar dan salah serta antara baik dan buruk. Hal tersebut disebabkan telah lamanya hukum tidak ditegakkan ataupun kalau ditegakkan, sering hanya menyentuh sasaran yang salah. Perubahan nilai ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk dikembalikan tanpa pengorbanan yang besar.***Ryan Muammar[] -01



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 

Artikel Populer

    30 Hari Terakhir
    Sepanjang Waktu

Komentar Terbanyak

    30 Hari Terakhir
    Sepanjang Waktu

 

image
 
Copyright 2008 - 2017 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan